RSS

perubahan


Tanggal empat april yang allu teman-teman SMP-ku Pekalongan mengadakan reuni. Tentu saja aku diundang, hanya saja reuni itu dilangsungkan *macam akad nikah saja* di Jakarta - ratusan kilometer dari tempat aku tinggal sekarang. Yang menyebabkan aku tak bisa hadir memenuhi undangan. Facebook jadi saran untuk saling mengundang dan voila! Terkumpullah empat puluh manusia beramai-ramai menyerbu The Buffet, Citraland, Jakarta Barat.

Sedangkan aku? Selang beberapa hari aku hanya bisa menikmati foto-foto mereka di facebook - gigit jari karena sesungguhnya aku ingin berada disana bersama dengan mereka. Bertemu dengan mereka. Menyaksikan perubahan apa saja yang terjadi selama kami semua tak bersua. Dan pada saat itulah, ketika aku mengamati foto-foto mereka satu persatu, ada banyak yang tak kukenali lagi. Ada pula yang samar-samar kuingat. Kemudian aku tertegun dan menyadari sesuatu. Dari sekian banyak perubahan yang terjadi di dunia ini, ada satu yang tidak pernah mengalami perubahan yaitu: perubahan.


Kalau melihat anak saya, anak-anak sepupu saya, saya seperti melihat diri saya dan sepupu-sepupu saya waktu masih kecil. Kami yang tidak berpikir negatif. Kami yang jujura dan apa adanya. Kami yang isi kepalanya hanya bermain, bermain dan bermain. Kami yang tidak pernah merasa punya masalah. Menginjak dewasa, semuanya itu seperti hilang. Yang tersisa kebanyakan adalah prasangka dan pikiran negatif, biarpun setengah mati sering kucoba untuk menghilangkan itu. Prasangka dan pikiran negatif tidak cukup. Tiba-tiba masalah datang bertubi-tubi. Membuat kami tak lagi tampil apa adanya dan memaksa untuk mengenakan topeng hingga berlapis-lapis. Betul-betul membuatku merindukan masa kecil. Tapi waktu terus berjalan dan aku nggak akan pernah bisa kembali ke masa kecil. Mau tidak mau, siap tidak siap, aku sendiri harus menghadapi tuan perubahan yang terus berdiri mengkangkangi jalanan di hadapanku.

Somehow
, aku nggak pengen berubah. Masih pengen jadi anak-anak. Masih pengen jadi anak sekolah. Masih pengen jadi mahasiswa *kalo yang ini masih suka dikira mahasiswa sih hehehe*.

Tuesday, 7 April 2009
12:15 am
insomnia, pergi kau!

3 komentar ajah:

Sera Melinda said...

Ho oh cepet bgt ye wkt berlalu, ga kerasa uda 10taon sejak msk kul taon 99. Phew...

Dipikir2 emank masi kangen ama kuliah n seru2an bareng anak kos dl, hix hix......

Tp kl dipkr2 skg tuh, byk bgt kan kejadian dl2 yg skg pasti dlm hati kita blg "ih, kl wkt bisa mundur, pasti yg gw lakuin tu gini or gono", istilahnya skg uda lbh mature n pede lah, ya to?

jc said...

Iya ya, Mei.. Masa kost2an itu ga bakal terlupakan seumur idup dah... Salah satu best moments, hehehe.
Setuju banget kalo kita mikir if we can turn back time kita mo lakuin ini itu.. hahahaha.. Kalo yang sekarang sih, aku lagi mikir, if I can turn back time, aku mau... BACKPACKING sendirian!!! Hahahahaha...

Sri Riyati Sugiarto & Kristina Melani Budiman said...

iya jes....aku juga takut jadi tua dan keriput...apalagi kalo udah tua jadi gembrot...tambah ngeri deh hiks hiks
gimana ya caranya biar awet muda