RSS

suatu malam minggu di Surabaya

PADA SEBUAH KEDAI KOPI

Aku penasaran
pada seorang perempuan muda
yang duduk sendirian di pojok ruangan
Telinganya ditutup headset
Kepalanya bergoyang-goyang kecil
Menikmati sesuatu yang tak kumengerti
Sebab ia tak berbagi kenikmatan yang ia dengar denganku

Aku penasaran
pada seorang laki-laki
yang menatap perempuan yang duduk di hadapannya
Tatapan yang hangat
Seolah-olah dunia ini cuma dihuni oleh mereka berdua
Meski perempuan yang duduk di hadapannya
berbagi dunianya dengan orang-orang lain
lewat ponsel pintarnya
sampai ia memutuskan dunia itu miliknya sendiri
dan karenanya layar ponsel pintarnya 
dipenuhi seluruh wajahnya dari dekat
Dan laki-laki itu masih saja menatapnya hangat
mengajaknya bicara

Aku penasaran
Dengan keluarga bahagia yang duduk dekat jendela
Seorang pria bersama istri, kedua anak perempuan dan ibunya
Istri yang tersenyum, anak-anak yang berisik
Meski hanya dengan segelas teh dingin di depannya,
ia dengarkan cerita lucu yang dituturkan sang istri
Lalu hanya Tuhan dan mereka yang tahu
apa yang lucu sehingga menyebabkan gelak mereka tersembur

Aku penasaran
Aku selalu penasaran
Kisah-kisah yang membawa tiap pengunjungnya
menghabiskan sisa hari mereka hari itu
di situ

Pada sebuah kedai kopi
Aku penasaran
Mengapa seorang pengunjung yang datang sendirian,
mengambil meja untuk pengunjung yang datang berempat

DI TOILET UMUM

Aku melihat koin di dasar closet
Entah cerita apa yang dibawa koin itu
hingga ia sampai di sana
Barangkali mantan pemiliknya
buru-buru menurunkan celananya
untuk buang hajat
lalu buru-buru menaikkan celananya lagi
setelah puas ia buang hajat
dan saat itulah koin itu meloncat keluar dari celananya yang agak sesak
Sebab ia ada janji dengan seorang perempuan
yang telah lama ia incar
Ia perlu tampil sempurna,
meski celananya kekecilan sedikit,
tapi tak mau raut mukanya menahan sesuatu
Sebab tak ada yang paling mengerikan
dari raut wajah yang menahan desakan kuat untuk memenuhi panggilan alam
Dan barangkali selesai kencan singkat itu,
ia baru sadar kehilangan sekeping koin
Atau saat ia harus bayar parkir
dan uang di dompetnya tidak cukup
untuk membayar tukang parkir yang melotot
Ah, seandainya ia tak buru-buru melorotkan celananya

Aku melihat sekeping koin di dasar closet
Dan barangkali kisah yang kuceritakan padamu tadi
hanya terjadi di kepalaku


Sabtu, 5 Agustus 2017
menjelang malam di sebuah kedai kopi

2 komentar ajah:

filando said...

saya baru tahu ada kedai kopi yang toilet pria dan wanita digabung dalam satu pintu. di mana ya?

~ jessie ~ said...

Tokoh 'aku'nya kan cowok ceritanya, Gid. :p

Etapi di kampus kita ada unisex toilet lho.